Tampilkan postingan dengan label Arti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Maret 2009

Tentang Ciuman

Tentang Ciuman

Dosen Fisika:Ciuman adalah gaya tarik menarik antara dua mulut dimana jarak antara satu titik dengan titik yang lain adalah = nol.
Dosen Kimia:

Ciuman adalah reaksi akibat interaksi dari senyawa yg dikeluarkan oleh dua hati.

Dosen Mikrobiologi:

Ciuman adalah pertukaran bakteri uniseksual di dalam air liur.

Dosen Biologi:

Ciuman adalah menyatunya dua otot orbicularisoris dalam keadaan kontraksi.
Dosen Ekonomi:

Ciuman adalah sesuatu di mana permintaan lebih besar drpd penawaran.

Dosen Statistik:

Ciuman adalah kejadian yang peluangnya bisa sangat tergantung dari angka statistik berikut:36-24-36.

Dosen elektro:

Ciuman Adalah bertemu antara ion positif dan negatif yang mengakibatkan arus lemah menjadi arus kuat…

Dosen Kedokteran:

Ciuman adalah proses pendiaknosaaan fisik secara langsung yang mengakibatkan aliran darah ke organ reproduksi meningkat

Dosen psikologi:

Ciuman adalah proses penjiwaan terhadap pola pikir seseorang untuk mengetahui akan kenikmatan….

Dosen program komputer:

If kiss >/= Hot then go to bed room else go to bathroom end.

Dosen Senirupa:

Ciuman adalah sesuatu yang indah bila dinikmati bersama

Dosen Ilmu Politik:

Ciuman adalah kemampuan untuk mentransformasi gesekan-gesekan konflik dari dua kelompok berbeda sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif (win-win solution)

Dosen Matematika:

Ciuman itu gambling, sekarang nyium tinggal tunggu balasannya, digampar ato dibalas cium…

Dosen Olahraga:

Ciuman adalah suatu peregangan, pemanasan untuk olahraga yang lebih berat..

Dosen Kewiraan:

Ciuman adalah hak yang dimiliki oleh seorang pasangan yang hubungannya telah diakui oleh negara berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku.

Dosen bahasa :

Ciuman adalah berasal dari sebuah kata dasar; CIUM, yang mendapatkan akhiran AN..

Dosen Seksologi :

Ciuman adalah suatu teknik rangsangan dan pemanasan (foreplay) dimana tahapan ini menyentuh titik titik rangsangan di seluruh tubuh…

Jumat, 06 Maret 2009

Patut kita ketahui demi kesehatan kita semua.....

Patut kita ketahui demi kesehatan kita semua

KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum
air putih banyak-banyak. .?"
Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah
pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa
dijelaskan sbb:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas
80%.Dua
organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah :
Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas
sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh
kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak...?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar
ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental
bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan

ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus
menghabiskan
400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan ...?

Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat..

Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros
mengkonsumsi makanan dan oksigen,

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau
tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang
makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat

bila darah mengental... ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya
8
gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.

Anda yang pilih...!

Rabu, 04 Maret 2009

Ketika Dia Bukan Untukmu

Ketika Dia Bukan Untukmu



Bagaimana perasaanmu jika seseorang yang direncanakan
akan menjadi pendamping hidupmu ternyata menikah
dengan sahabatmu sendiri? Mungkin hatimu nelangsa. Ada
sejumput kecewa berkecambah. Andai dulu aku menerima
dia apa adanya, pasti aku yang bersanding dengannya,
begitu bisik hatimu.

Kini, kau melihat dia bersanding dengan teman baikmu.
Kau harus rela; ikhlas. Mungkin dia memang lebih baik
bersanding dengan sahabatmu. Karena kecewa telah
berbunga, kau tak datang ke pesta pernikahannya.
Padahal, hukum datang ke undangan pernikahan itu
wajib.. Di sana ada berkah dan doa, meskipun yang
sering kita lihat hanya pamer kemewahan dan
kemeriahan.

Coba kita renungkan. Mungkin kau pernah berkunjung ke
toko pakaian. Kau memilih pakaian yg pas untukmu.
Mungkin pramuniaga menyarankan, "ini pakaian yg cocok
untuk Anda." Kau membawa pakaian itu ke fiiting room,
mencobanya. Betulkah pakaian itu cocok untukmu? Kau
teliti bahannya, jahitannya, ukurannya. Setelah
memeriksa dgn seksama, kau merasa kurang sreg dgn
pakaian itu. Dengan kata maaf pada parmuniaga, kau
kembalikan pakaian itu ke tempatnya. Kau beralih ke
gerai pakaian lain. Hal yg sama mungkin terulang;
pakaian yg menurut orang lain pas untukmu, atau
pakaian yg sepintas cocok menurutmu, ternyata tidak
tepat setelah diteliti.

Sebuah pakaian, mungkin cocok untuk orang lain, tapi
tak cocok untukmu. Kau tak bisa membeli pakaian warna
gelap krn kulitmu sawo matang. Kau tak cocok
mengenakan kemeja dgn motif vertikal berdempet, krn
posturmu kurus tinggi; motif itu akan membuatmu
terlihat semakin kurus. Kau harus berdamai dgn situasi
dan kondisi.

Tetapi yakinlah ada pakaian yg tepat disebuah gerai
tertentu yg cocok untuk setiap orang. Memang ada
seseorang yg begitu masuk ke satu gerai langsung
menemukan pakaian yg tepat untuknya. Ada juga yg harus
berputar-putar, keluar-masuk dr satu gerai ke gerai
lainnya untuk menemukan pakaian yg tepat, sampai kaki
pegal dan peluh menganak sungai. Banyak hal yg membuat
pakaian itu tak tepat untukmu, bisa bahan, motif,
warna, model bahkan harga. Selera orang berbeda.

Ada juga seseorang yg tak yakin dgn sebuah pakaian,
tapi ia tetap mencobanya. Ia bertanya-tanya, cocokkah
pakaian ini untukku? Ia meneliti dgn seksama. Ia
menemukan fakta bahwa tak ada hal yg membuat ia harus
menolak pakaian itu. Apalagi pakaian itu hadiah
seorang yg dihormatinya, orang yg dikasihinya atau
mumpung sedang ada great sale! Beli sekarang atau
menyesal kemudian. Bertahun-tahun setelah mengenakan
pakaian itu, baru terasa, pakaian itu memang cocok
untuknya.

Pakaianmu, pasangan untukmu. Bisa cocok untuk orang
lain, tapi tidak dgnmu. Maka, tak perlu bersedih jika
seseorang yg kau kira tepat untukmu bersanding dgn
orang lain; orang yg dekat denganmu. Yakinlah pasangan
yg tepat ada di suatu tempat dan kau akan berjumpa
dgnnya disuatu masa tertentu. Mungkin Yang Kuasa
sengaja menyimpannya, agar saat bertemu kau
benar-benar siap berdampingan dgnnya. Sesuatu yg baik
menurutmu, belum tentu baik menurut-Nya. Terus
berusaha dan berdoa. Perbaiki diri sampai akhirnya kau
temukan pakaian yang cocok untukmu.

I wish and pray the best for all of u.

Jumat, 20 Februari 2009

Naluri

Naluri

Salah satu ilmu Allah , Tuhan Yang Maha Esa yang paling mulia diturunkan kepada segenap mahkluk hidup yang bernyawa didunia ini , sepertinya adalah apa yang bisa kita sebut sebagai Naluri . Baik itu terhadap kelompok hewan/binatang , tetumbuhan bahkan kepada kelompok mahkluk yang paling cerdas , manusia.
Naluri memberi perintah pada sel otak dan akal setiap kelompok ciptaannya , guna menggerakkan organ-organ fisiknya bekerja memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya masing-masing .
Rerumputan akan mencari ladang terbuka yang hangat disinari matahari agar tumbuh , hewan akan memilih ruang-ruang terbuka maupun tertutup yang sesuai bagi kelangsungan hidup bagi komunal dan jenisnya sendiri-sendiri .
Naluri akan mengajak kita segera makan dan minum , ketika lapar maupun dahaga menghampiri kita . Begitulah pada hakekatnya naluri bekerja, menggerakkan insting setiap mahkluk untuk berbuat sesuatu sesuai kodratnya.
Bagaimana dengan “naluri” yang bukan hasil ciptaan Yang Maha Esa , atau bisa saya sebut disini sebagai “naluri” hasil rekayasa akal dan kecerdasan otak manusia ?
Dengan menggunakan berbagai istilah modernitas peradaban yang terus maju melangkah kedepan , “naluri” dengan katagori tersebut menjadi parasit yang menunggangi issue kesadaran manusia untuk bisa turut berperan sepanjang jaman dan peradaban manusia itu sendiri .
Tengoklah hasil karya “naluri” jenis tersebut , salah satunya adalah apa yang bisa disebut “keinginan” . “Naluri” jenis ini mampu membuat kita semua menjadi “disorientasi pikiran” , mana sebetulnya yang menjadi KEBUTUHAN dan mana sebenarnya yang hanya sekedar sebuah KEINGINAN yang sangat “relatif” fungsinya bagi keberlanjutan peradaban hidup manusia .
Ketika kekuasaan “naluri” tersebut tak bisa dibendung dengan berbagai dogma ke-iman-an dan akal sehat manusia , maka kita semua terjebak untuk tunduk patuh pada sebuah “kebutuhan” hasil karya “naluri” yang tidak lagi beranjak dari Kebutuhan yang telah digariskan oleh Sang Penciptanya , Tuhan Yang Maha Esa.
Manusia terus berlanjut mengejar “keinginan-keinginan” yang sebenarnya semakin menciptakan sekat-sekat yang kemudian hari justru semakin mempersulit hidupnya sendiri. Kita semua terkurung dalam lingkaran “mimpi-mimpi” yang memabukkan , dan menyesatkan. Ketika anda menghalangi jalannya mimpi-mimpi dan berbagai “keinginan” saya , sudah pasti tak akan segan-sean saya menyingkirkan anda , apapun cara yang akan saya lakukan nanti.
Demikian pula sebaliknya , kita pun akan disingkirkan oleh “atas-nama-jaman” ketika kita tak sudi kompromi dengan “keinginan” , hasil kerja “naluri” atau lebih tepatnya saya sebut hasil “kecerdasan muslihat” manusia-manusia disekitar kita .
Bagaimana anda menyikapi “keinginan” manusia disekitar anda yang ber “keinginan” seperti diatas . Sekali lagi ini sebuah pilihan . Tak ada pilihan untuk netral supaya aman-aman saja .
Anda akan tergilas bila hanya diam dan pasrah saja , sementara melawanpun juga tak ada jaminan anda “pasti” akan memenangkan pertempuran di medan laga. Ini pertaruhan bagi sebuah martabat yang dianugrahkan pada manusia .

Kamis, 19 Februari 2009

Otak kanan & Otak Kiri

Otak kanan & Otak Kiri

Perbedaan teori fungsi otak kanan dan otak kiri telah populer sejak tahun 1960. Seorang peneliti bernama Roger Sperry menemukan bahwa otak manusia terdiri dari 2 hemisfer (bagian), yaitu otak kanan dan otak kiri yang mempunyai fungsi yang berbeda. Atas jasanya ini beliau mendapat hadiah Nobel pada tahun 1981. Selain itu dia juga menemukan bahwa pada saat otak kanan sedang bekerja maka otak kiri cenderung lebih tenang, demikian pula sebaliknya.
Otak kanan berfungsi dalam hal persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna. Daya ingat otak kanan bersifat panjang (long term memory). Bila terjadi kerusakan otak kanan misalnya pada penyakit stroke atau tumor otak, maka fungsi otak yang terganggu adalah kemampuan visual dan emosi misalnya.
Otak kiri berfungsi dalam hal perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan dan logika. Daya ingat otak kiri bersifat jangka pendek (short term memory). Bila terjadi kerusakan pada otak kiri maka akan terjadi gangguan dalam hal fungsi berbicara, berbahasa dan matematika.
Walaupun keduanya mempunyai fungsi yang berbeda, tetapi setiap individu mempunyai kecenderungan untuk mengunakan salah satu belahan yang dominan dalam menyelesaikan masalah hidup dan pekerjaan. Setiap belahan otak saling mendominasi dalam aktivitas namun keduanya terlibat dalam hampir semua proses pemikiran.

Test 1. Otak Kanan & Otak Kiri

Mari kita bermain-main sedikit! Anda lihat diagram di atas? Cobalah anda menyebutkan warna dari kata-kata dalam diagram tersebut dengan suara agak lantang dan secepat mungkin! Ingat sebutkan warnanya bukan sebutkan katanya! Bagaimana? Tidak segampang itu kan?
Contoh di atas adalah contoh klasik dari konflik antara otak kiri dan otak kanan anda! Otak kanan kita berusaha untuk menyebutkan warna dari kata-kata yg ada tersebut namun otak kiri kita ‘memaksa’ kita untuk membaca kata-kata tersebut.
Namun bagi mereka yang buta huruf, tentu mereka akan lebih mudah untuk bermain dengan diagram di atas, karena otak kiri mereka ‘tidak bisa memaksa’ kita untuk membaca kata-kata dalam diagram tersebut. Nah, sekarang coba ganti kata-kata pada diagram tersebut dengan kata-kata warna bahasa asing yg sama sekali asing bagi kita, taruhlah misalnya dengan bahasa Arab, Bahasa Rusia ataupun bahasa Swedia. Tentu dalam kasus ini permainan di atas juga akan mempermudah kita karena otak kiri kita ‘tidak bisa memaksakan’ kita untuk membaca kata-kata tersebut karena kita tidak memahaminya.


Test 2. Otak Kanan & Otak Kiri
(1) Satukan dan lipat kedua tangan seperti saat berdoa. Perhatikan tangan anda - apa yang terlihat ?

Jika jempol kiri di atas jempol kanan --> otak kiri

Jika jempol kanan di atas jempol kiri --> otak kanan


(2) Sekarang lipat lengan tangan menyilang di depan dada (seperti saat duduk di bangku SD).

Tangan kanan di atas tangan kiri --> otak kiri

Tangan kiri di atas tangan kanan --> otak kanan


Dari kedua pengamatan di atas (1+2), di bawah ini adalah interpretasi dari kepribadian anda :


KANAN-KIRI

Penuh pertimbangan, tradisional, jenis tidak langsung.

Secara naluri bisa membaca emosi orang lain, dan tanggapannya secara alamiah bersahabat.

Walaupun tidak terlalu berinisiatif dalam melangkah maju, tetapi akan selalu memberikan dukungan di belakang orang lain.

Memiliki kepribadian yang stabil dan penuh pertimbangan, sehingga memberikan perasaan terlindungi bagi orang lain.

Tetapi kelemahannya adalah mereka tidak bisa berkata "tidak"; meskipun sebetulnya tidak ingin, mereka tetap akan berusaha menyenangkan orang lain.


KANAN-KANAN

Tipe orang yang menyukai tantangan, berterus terang.

Satu kali mereka memutuskan satu hal, akan segera mengambil tindakan.

Sangat ingin tahu dan menyukai tantangan. Berani menghadapi tantangan tanpa berpikir jauh (kadang kala dengan bodoh).

Kelemahannya adalah mereka tidak mendengarkan orang lain, dan hanya menyaring apa yang ingin mereka dengar dalam suatu percakapan, serta sangat subyektif.

Bagaimana pun juga, karena sikap terus terangnya, mereka cenderung dengan wajar menjadi orang yang populer.



KIRI-KIRI

Berdedikasi, dingin, perfeksionis, sangat logis dalam semua aspek.

Satu-satunya cara untuk mengalahkan (atau memperngaruhi) mereka adalah dengan memberikan alasan-alasan yang tepat.

Mereka punya banyak kebanggaan, dan merasa kuat untuk melalukan hal-hal yang benar.

Jika mereka menjadi temanmu, mereka sangat bisa dipercaya.

Akan tetapi jika mereka adalah lawan, maka akan sangat susah untuk membuat kesepakatan dengan mereka.

Karena mereka bisa begitu perfeksionis, maka biasanya mereka meninggalkan kesan yang buruk karena susah untuk membuat kesepakatan saat pertama kali bertemu.



KIRI-KANAN

Suka memperhatikan orang lain, tipe pemimpin.

Punya kemampuan mengamati yang tajam dan dingin dalam memandang melalui berbagai situasi, dan bahkan masih bisa menimbang untuk kebutuhan yang lain.

Karena mereka memiliki pembawaan yang kalem dan dingin, dan rasa tanggung jawab yang kuat, mereka bisa menjadi pemimpin dalam kelompok.

Populer diantara orang lain. Bagaimana pun, mereka mungkin tidak bisa menahan dirinya untuk mencampuri urusan orang lain karena mereka selalu punya keinginan yang kuat untuk memperhatikan orang lain. Selalu peduli dengan pandangan orang lain tentang dirinya, dan selalu waspada.


Emosi dan Sebuah Komunikasi Empatik

Emosi dan Sebuah Komunikasi Empatik


Emosi adalah sebuah ungkapan jiwa. Mulai bayi kita sudah memiliki emosi yang akan tetap mengawal kita sampai kita mati. Emosi diciptakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari diri kita. Bentuk emosipun bermacam-macam, tergantung keadaan dan situasi apa yang sedang kita alami. Menangis, sedih, tertawa terbahak bahak begitu juga marah adalah ungkapan emosi yang keluar. Menangis, sedih dan tertawa mungkin tidak terlalu memberikan efek yang luar biasa, tetapi emosi yang keluar dalam bentuk kemarahan bisa memberikan efek yang luar biasa.

Tadi pagi saya keluar rumah dengan bentuk emosi kemarahan, karena mengalami sesuatu hal yang memancing emosi tersebut timbul, dan sepanjang perjalanan emosipun tersalur secara tidak cerdas, lalu timbul kesadaran, ingin menulis tentang emosi menurut saya.

Berdasarkan pengalaman kata emosi sering diidentikkan dengan kemarahan, dan kemarahan timbul karena ada sebuah ketidak cocokan antara keinginan diri, keegoisan, rasa ke akuan dengan lingkungan. Misalnya begini, masuk kamar mandi melihat air yang kosong, pakaian kotor, maka jika emosi kemarahan yang dominan maka hasilnya adalah sebuah kemarahan memprotes keadaan tersebut.

Kemarahan membutuhkan obyek pelampiasan, dan siapa obyek tersebut? Tentunya adalah mereka yang berada disekitar kejadian perkara.

Jika emosi orang tua terhadap anaknya yang tidak mau belajar maka akan tersalurkan lewat kata-kata untuk menyuruh anaknya belajar, bentuk kata-kata yang keluar sangat tergantung dari tingkat emosi orang tua tadi. Emosi dalam bentuk kemarahan yang tersalur dengan kata-kata marah maka anak tersebut mau belajar, walau dengan kondisi takut. Jadi mau belajar karena takut dimarahin.

Seorang Manajer yang marah terhadap anak buah dikarenakan pekerjaan yang tidak terselesaikan, maka yang timbul adalah emosi, kenapa pekerjaan tersebut tidak selesai.

Manajer adalah jabatan untuk mengatur system pekerjaan yang terkelola dalam suatu system dan sebaiknya luapan emosi dalam bentuk kemarahan seorang manajer seharusnya sangat berbeda dengan kemarahan yang pertama yang dialami oleh seorang ayah tadi. Pertanyaan nya dimana letak perbedaannya? Letaknya adalah pada obyek yang menerima luapan emosi tadi. Seorang anak dengan tingkat emosi yang masih rendah, tentunya masih mampu untuk menuruti kehendak orang tua, tetapi jika yang dimarahi adalah seorang yang dewasa maka akibatnya tentu akan lain. Sebagai manusia dewasa, maka tingkat emosipun akan turut berkembang, dan apa akibatnya jika dua orang dewasa saling meluapkan emosi.

Disini kita memerlukan apa yang kita sebut penyaluran emosi. Pak Covey dalam buku 7 habit of highly effective people mengatakan Berusaha lah untuk mengerti terlebih dahulu baru dimengerti, maka cobalah menarik nafas sebelum marah dan mencoba mencari jawaban kenapa bawahan saya tidak mampu menyelesaikan pekerjaanya, ini merupakan sebuah prinsip komunikasi empatik yang menyelaraskan kekuatan emosional seorang manajer dengan bawahannya. Dalam kasus pertama tadi memarahi anakS bukanlah sesuatu yang dapat diberikan pembenaran, jangan akarena sebagai seorang ayah yang karena anaknya masih kecil, maka boleh untuk dimarahin. Sang Ayah juga harus melakukan hal yang sama dengan manajer tadi, agar sinergi kekuatan pun akan terjalin, sehingga anak tadi akan mau belajar dengan sendirinya.

Teori Termodinamika pertama adalah “energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan tetapi dapat dikonversi dari suatu bentuk ke bentuk yang lain. Dalam mekanika kita mengenal bahwa besar usaha oleh suatu gaya pada suatu benda = hasil kali komponen gaya pada arah jalan dg panjang jalan tersebut. Artinya ada sebuah pertukaran tenaga antara sistem dg lingkungan dan sebaliknya dapat juga dilakukan oleh sistem dapat pula dilakukan terhadap system……(bingung niey..)

Maksudnya begini Jika Emosi kemarahan adalah energi maka rubahlah energy emosi tadi menjadi energy dalam bentuk lain dalam lingkungan tersebut diantaranya adalah dengan membentuk energi empatik yang mencoba untuk menegerti sebelum dimengerti, maka system tadi yaitu kemarahan terhadap anak buah akan berubah menjadi sebuag sinergisitas yang saling menguntungkan. Sungguh saya yakin dengan hal ini.

System hubungan bos-anak buah bukan lah hubungan irreversible (satu arah) tetapi hubungan yang terjadi adalah hubungan reversible, ada sebuah kesetimbangan yang terjadi, emosi akan menggiring kita pada ketidak seimbangan, dan ketidak seimbangan bukan hanya menggangu anak buah saja tetapi system secara keseluruhan. Dalam Bab yang lain pak Covey menekankan perlunya sebuah Paradigma saling ketergantungan agar kesetimbangan tetap pada tempatnya, sinergisitas terwujud bukan karena dorongan searah dari atas ke bawah tetapi adanya sebuah kerja sinergi diantara pihak-pihak yang berada dalam suatu sistem.

Emosi bukan sesuatu yang negative manakala kita sanggup merubahnya menjadi energi dalam bentuk lain yaitu energi empatik sehingga energi potensial yang ada di dalam diri anak buah mampu terekspresi dan sang Bos pun memberikan reaksi berupa apresiasi. Semoga kita terutama mampu melakukannya..